Arus Mudik Lebaran Diprediksi Padat, Senator Lia Istifhama Imbau Pemudik Manfaatkan Layanan 110

Iklan Semua Halaman

Post ADS 1

Header Menu

Arus Mudik Lebaran Diprediksi Padat, Senator Lia Istifhama Imbau Pemudik Manfaatkan Layanan 110

Sabtu, 14 Maret 2026
Foto: Lia Istifhama


JURNALREPORTASE.COM, SURABAYA - Pergerakan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri diprediksi kembali meningkat tajam tahun ini. Tradisi mudik yang sudah mengakar di Indonesia selalu menghadirkan lonjakan kendaraan di berbagai jalur utama, terutama jalur darat yang menjadi pilihan mayoritas pemudik.


Kondisi tersebut membuat berbagai pihak mengingatkan masyarakat agar lebih waspada selama perjalanan. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, turut mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang dan tidak ragu memanfaatkan layanan bantuan yang tersedia.


Menurutnya, salah satu fasilitas penting yang bisa dimanfaatkan masyarakat adalah layanan darurat 110 milik Kepolisian Republik Indonesia. Layanan ini disediakan untuk membantu masyarakat yang mengalami berbagai kendala di perjalanan, mulai dari kondisi darurat hingga kebutuhan bantuan di lapangan.


“Mobilitas masyarakat saat Lebaran selalu meningkat. Karena itu pemudik harus mempersiapkan perjalanan dengan baik. Jika ada kendala di jalan, jangan panik, segera hubungi layanan 110 agar bisa segera dibantu oleh petugas,” ujar ning Lia.


Ia menjelaskan bahwa layanan tersebut dapat digunakan untuk melaporkan berbagai situasi yang membutuhkan penanganan cepat. Mulai dari kecelakaan lalu lintas, kemacetan yang menghambat perjalanan, hingga potensi tindak kriminal yang bisa terjadi di tengah ramainya arus mudik.


Selain itu, pemudik juga dapat menghubungi layanan tersebut ketika menghadapi masalah teknis pada kendaraan atau membutuhkan kehadiran aparat di lokasi tertentu.


Di sisi lain, Ning Lia juga mengingatkan pentingnya kesiapan kendaraan sebelum memulai perjalanan jarak jauh. Pemeriksaan kondisi mesin, rem, serta kelengkapan kendaraan dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan di jalan.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Pengemudi diminta tidak memaksakan diri jika sudah merasa lelah dan dianjurkan memanfaatkan rest area untuk beristirahat.


“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri jika lelah, manfaatkan rest area yang tersedia, dan jika membutuhkan bantuan segera hubungi 110,” tambahnya.


Menurutnya, perjalanan mudik yang aman tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat di lapangan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan bersama. (Rahman)