OSMB UT Surabaya Diikuti Ribuan Mahasiswa Baru: Fleksibel, Murah, Berkualitas

Iklan Semua Halaman

Post ADS 1

Header Menu

OSMB UT Surabaya Diikuti Ribuan Mahasiswa Baru: Fleksibel, Murah, Berkualitas

Sabtu, 30 Agustus 2025
Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, M.Pd.
Foto: istimewa


JURNALREPORTASE.COM, SURABAYA – Universitas Terbuka (UT) Surabaya kembali membuktikan komitmennya menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif. Ribuan mahasiswa dari berbagai latar belakang usia dan profesi resmi bergabung menjadi bagian keluarga besar UT pada Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) tahap ketiga, Sabtu (30/8/2025).


Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, M.Pd., mengungkapkan total peserta pada tahap ini mencapai 4.965 orang, dengan 4.217 mengikuti secara online dan 748 hadir secara langsung di Surabaya, Tuban, dan Bojonegoro.


“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan orientasi studi mahasiswa baru tahap ketiga. Semua komando dilakukan dari Surabaya dan terhubung lewat Zoom,” jelasnya.


Suparti menuturkan, keberagaman mahasiswa UT menjadi keunikan tersendiri. Tahun ini, peserta termuda berusia 16 tahun, sementara yang tertua mencapai 49 tahun.


“Mayoritas 70 persen adalah anak muda fresh graduate, sisanya para pekerja yang tetap semangat kuliah. Jadi kuliah di UT benar-benar membuka akses bagi siapa pun,” ujarnya.


Dalam orientasi, mahasiswa dikenalkan dengan sistem pembelajaran di UT, mulai registrasi, perkuliahan, hingga mekanisme ujian. Suparti berharap kegiatan ini menjadi bekal penting.


“Ibarat masuk hutan sudah membawa penerang. Dengan orientasi ini, mahasiswa akan lebih siap dan tidak kesulitan belajar,” katanya.


Besok, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) yang memberi tips praktis manajemen waktu belajar.


“Banyak mahasiswa UT yang bekerja sebagai ASN atau karyawan swasta. Mereka kami bekali cara merencanakan waktu agar kuliah tetap lancar meski sibuk,” tambahnya.


Lebih dari itu, Suparti menegaskan bahwa UT merupakan perguruan tinggi negeri dengan kualitas internasional. “UT itu murah, tapi tidak murahan. Kami terakreditasi nasional dan internasional. Jadi mahasiswa tidak perlu minder, kuliah di UT sama berkualitasnya dengan perguruan tinggi negeri lainnya,” tegasnya.


Selain akademik, UT Surabaya juga mendorong mahasiswa mengembangkan bakat non-akademik. “Ada futsal, voli, fotografi, hingga organisasi pecinta alam. Jadi mahasiswa bisa berprestasi di berbagai bidang,” ungkapnya.


Suparti menutup dengan ajakan kepada masyarakat agar tidak ragu memilih UT. “Dengan adanya UT Surabaya, tidak ada lagi alasan tidak bisa kuliah. Sistemnya fleksibel, biayanya terjangkau, kualitasnya diakui,” pungkasnya. 

(Tr)