![]() |
| Reses Anggota DPRD Jawa Timur, H. Deni Prasetya, di Desa Wonosari, Puger, Jember. Foto: istimewa. |
JURNALREPORTASE.COM, JEMBER — Suasana hangat terasa di Dusun Krajan, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Selasa (18/11/2025), ketika puluhan petani berkumpul untuk menyampaikan langsung keluhan dan kebutuhan mereka kepada Anggota DPRD Jawa Timur, H. Deni Prasetya. Reses tersebut menjadi ruang dialog yang cair namun penuh harapan, terutama mengenai masa depan pertanian di Puger.
Deni datang bukan sekadar menyapa, tetapi benar-benar membuka telinga dan catatan kerjanya. Warga tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Mereka menyampaikan beragam aspirasi yang selama ini menjadi hambatan di lapangan, mulai dari alat pertanian yang tidak memadai, akses jalan menuju area persawahan yang rusak, hingga jaringan irigasi yang membutuhkan perbaikan mendesak. Tak hanya itu, dukungan untuk pelaku UMKM juga menjadi sorotan.
Salah satu petani, Muhammad Hafid, menyampaikan permintaan yang mewakili keresahan banyak warga.
“Saya berharap tahun depan bisa terealisasi alat pertanian, pembangunan jalan, dan irigasi. Karena hal tersebut sangat penting bagi para petani,” ujarnya.
Aspirasi tersebut langsung ditanggapi serius oleh Deni Prasetya. Legislator dari Dapil Jawa Timur V yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Ansor Jawa Timur Bidang Pertanian itu menegaskan bahwa semua usulan tidak akan berhenti hanya sebagai catatan reses.
“Akan kita upayakan dan kita kawal agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.
Deni memastikan bahwa kebutuhan prioritas masyarakat Puger menjadi bagian dari proses penganggaran APBD Jawa Timur 2026. Menurutnya, penguatan sektor pertanian tidak boleh lagi sekadar jargon, tetapi harus hadir dalam bentuk program dan alokasi nyata.
Reses di Puger kali ini memang berbeda. Deni mengundang khusus para petani, anggota kelompok tani (poktan), hingga gabungan kelompok tani (gapoktan). Format ini sengaja dibuat agar dialog lebih fokus dan mendalam.
Hal ini menjadi lanjutan dari reses sebelumnya di Kecamatan Umbulsari, di mana Deni berdialog dengan pegiat kesenian, pelaku UMKM perempuan, hingga pembudidaya ikan.
“Pelaksanaan reses hari ini sengaja mengundang petani, anggota poktan dan gapoktan. Kemarin kita melaksanakan reses di Kecamatan Umbulsari bersama pegiat kesenian dan kebudayaan, ibu-ibu pegiat UMKM, dan masyarakat pembudidaya ikan,” jelasnya.
Deni menuturkan bahwa Reses III DPRD Jawa Timur Tahun 2025 yang berlangsung pada 17–24 November 2025 merupakan momen penting bagi setiap anggota legislatif untuk membawa suara rakyat ke meja kebijakan.
“Tujuan kegiatan reses adalah memunculkan rekomendasi, masukan, dan memastikan setiap keluhan masyarakat menjadi acuan penting dalam perumusan kebijakan daerah serta penyusunan APBD tahun depan,” pungkasnya.
Melalui komitmen yang ia tegaskan, Deni berharap kebutuhan petani Puger mulai dari infrastruktur dasar, alat produksi, hingga dukungan ekonomi dapat segera diwujudkan. Jika aspirasi ini masuk dalam program pembangunan 2026, kesejahteraan petani di Puger diyakini akan mengalami peningkatan signifikan. (Tr)

Komentar