Lia Istifhama di Wisuda SMP Khadijah Surabaya: Jadilah Generasi Tangguh, Adaptif, dan Berakhlak

Iklan Semua Halaman

Post ADS 1

Header Menu

Lia Istifhama di Wisuda SMP Khadijah Surabaya: Jadilah Generasi Tangguh, Adaptif, dan Berakhlak

Jumat, 19 Juni 2026

 

Foto: istimewa

JURNALREPORTASE.COM, SURABAYA – Prosesi wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum yang menandai lahirnya babak baru dalam perjalanan hidup para pelajar. Nuansa itulah yang terasa kuat dalam Wisuda SMP Khadijah Surabaya yang berlangsung di Ruang Marwah Masjid Akbar Surabaya, Kamis (18/6/2026).


Ratusan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama tampak bahagia menyambut momen bersejarah tersebut. Di sisi lain, para orang tua dan guru tak kuasa menyembunyikan rasa haru saat menyaksikan buah dari perjuangan panjang mendampingi anak-anak mereka selama menempuh pendidikan.


Hadir dalam kegiatan itu Anggota DPD RI Lia Istifhama bersama sejumlah tokoh, antara lain Abdullah Sani, H. Suwito, Fatma Abbas, Lilik Fadillah, Minhatul Aliyah, jajaran pengurus yayasan, serta para wali murid.


Foto: istimewa


Dalam sambutannya, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menilai keberhasilan para siswa hari ini merupakan hasil kerja kolektif antara keluarga dan sekolah. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus mengantarkan siswa meraih berbagai prestasi.


“Ini adalah momentum penuh kebahagiaan sekaligus mengharukan. Kita sebagai orang tua menjadi saksi bagaimana anak-anak tumbuh luar biasa berkat bimbingan para guru,” ujarnya.


Ning Lia mengingatkan bahwa dunia yang akan dihadapi para lulusan ke depan semakin kompetitif dan penuh perubahan. Karena itu, mereka dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, daya tahan menghadapi tantangan, serta kreativitas untuk terus berkembang.


“Di mana pun kalian berada, jadilah pribadi yang tangguh, adaptif, dan inventif. Teruslah berprestasi dan jangan pernah patah semangat,” katanya.


Menurut senator asal Jawa Timur tersebut, pendidikan sejatinya tidak berhenti ketika seseorang menerima ijazah atau menyelesaikan satu jenjang sekolah. Pendidikan adalah proses sepanjang hayat yang menuntut kesungguhan dan kemauan untuk terus belajar.


Foto: istimewa


Pada kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi terhadap kiprah SMP Khadijah Surabaya yang dinilai berhasil menjaga kualitas pendidikan sekaligus memperoleh kepercayaan masyarakat. Keberhasilan tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa sekolah swasta mampu tampil unggul dan kompetitif.


“SMP Khadijah adalah contoh sekolah swasta yang mampu tumbuh dan memenuhi kepercayaan dan preferensi publik. Ini prestasi yang luar biasa,” tambahnya.


Di hadapan para wisudawan, Ning Lia turut menyampaikan pesan tentang pentingnya menempatkan kebermanfaatan sebagai orientasi hidup. Ia meyakini bahwa kesuksesan akan lebih bermakna apabila diiringi niat membahagiakan orang tua dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.


“Jadilah manusia yang bermanfaat. Selama memiliki niat membahagiakan orang tua dan memberi manfaat bagi sesama, insya Allah itu menjadi jalan menuju kesuksesan,” tuturnya.


Sambutan tersebut mendapat respons hangat dari para peserta. Beberapa pantun dan pesan ringan yang disampaikan membuat suasana semakin cair dan penuh keakraban. Namun di balik suasana yang hangat itu, terselip pesan kuat agar para siswa tetap menjaga adab, menghormati guru, dan tidak melupakan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan.


Sementara itu, Kepala SMP Khadijah Surabaya, Hj. Umi Muntafi’ah, S.Pd.I., M.Pd.I., memaparkan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih para siswa. Tahun ini, empat siswa berhasil meraih nilai TPA sempurna, sementara satu siswa mencatat prestasi luar biasa dengan memperoleh nilai 100 pada seluruh mata pelajaran.


Prestasi tersebut menjadi penutup manis bagi perjalanan para lulusan SMP Khadijah tahun 2026. Di tengah kebahagiaan wisuda, tersimpan optimisme bahwa mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, dan semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. (Rahman)