Ratusan Doorprize Meriahkan Puncak Perayaan HUT Kemerdekaan di Desa Banyuajuh

Iklan Semua Halaman

Post ADS 1

Header Menu

Ratusan Doorprize Meriahkan Puncak Perayaan HUT Kemerdekaan di Desa Banyuajuh

Minggu, 31 Agustus 2025
H. Lutfi bersama Nur Hakim saat pelepasan peserta jalan sehat Desa Banyuajuh. Foto: Tr


JURNALREPORTASE.COM, BANGKALAN – Semarak kemerdekaan terasa kuat di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Ratusan warga berkumpul di Balai Desa untuk mengikuti puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (31/8/2025).


Rangkaian acara diawali dengan senam bersama, dilanjutkan jalan santai yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Panitia menyiapkan ratusan hadiah menarik, mulai dari kulkas, mesin cuci, megicom, kipas angin, setrika, sembako, hingga uang tunai.


Kepala Desa Banyuajuh, H. Lutfi, menilai antusiasme warga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di desanya. “Hadiah hanyalah pemanis, tetapi hadiah terbesar adalah semangat warga yang guyub dan kompak dalam merayakan kemerdekaan. Inilah yang membuat saya bangga,” ungkapnya.


Ratusaan warga saat mengikuti senam bersama di halaman Kantor Desa Banyuajuh.
Foto: Tr


Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan, Nur Hakim, yang turut hadir, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. “Perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kesadaran membangun desa. Saya berharap semangat ini terus dijaga oleh masyarakat Banyuajuh,” ujarnya.


Selain dihadiri perangkat desa, acara tersebut juga melibatkan BPD, tokoh masyarakat, serta pengurus PKK. Kehadiran mereka semakin menambah semarak dan kebersamaan.


Jalan santai berhadiah pun menjadi puncak keceriaan warga. Sorak-sorai menggema saat nomor undian diumumkan dan hadiah utama dibagikan. Meski tidak semua membawa pulang hadiah, kebahagiaan terlihat merata di wajah para peserta.


Dengan berakhirnya acara, H. Lutfi menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin. “Kami ingin perayaan kemerdekaan di Banyuajuh tidak hanya berhenti di tahun ini, tapi menjadi tradisi yang selalu menyatukan masyarakat,” tegasnya.  (Tr)