![]() |
Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si., pada Bimtek SVLK di Kalimantan Barat. Foto: TimAAS untuk JURNALREPORTASE.COM |
JURNALREPORTASE.COM, PONTIANAK — Anggota Komisi IV DPR RI, Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si., menegaskan pentingnya fasilitasi pembiayaan Sertifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) bagi UMKM kayu dan mebel di Kalimantan Barat. Menurutnya, tanpa sertifikat tersebut, produk lokal sulit menembus pasar internasional.
“Kalimantan Barat punya potensi besar di sektor kehutanan dan industri kayu. Sayangnya, banyak UMKM yang terkendala biaya untuk mengurus sertifikasi SVLK. Padahal, tanpa sertifikat ini, produk mereka sulit masuk ke pasar global. Karena itu, saya mendorong pemerintah untuk memperkuat fasilitasi pembiayaan, sehingga UMKM tidak terbebani,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).
Adrianus bahkan menyebutkan berbagai skema yang bisa diterapkan, mulai dari subsidi APBN, hibah internasional, kredit lunak, hingga sertifikasi kolektif. Langkah itu, katanya, akan membuat produk Kalbar semakin kompetitif.
“Kalau UMKM kita terbantu, maka bukan hanya ekspor yang meningkat, tetapi juga lapangan kerja di daerah akan bertambah, ekonomi masyarakat bergerak, dan yang terpenting hutan kita tetap terjaga. Ini yang menjadi komitmen saya di DPR RI, keberpihakan kepada rakyat kecil sekaligus menjaga kelestarian alam Kalbar,” tegasnya.
Dengan dukungan tersebut, Adrianus optimistis UMKM Kalimantan Barat bakal lebih percaya diri menembus pasar global, bahkan bisa menjadi contoh nasional dalam penerapan SVLK berbasis UMKM. (Tr)