Usai Prabowo Resmikan Jalan 1.151 Kilometer, Ning Lia Soroti Peluang Besar Madura

Iklan Semua Halaman

Post ADS 1

Header Menu

Usai Prabowo Resmikan Jalan 1.151 Kilometer, Ning Lia Soroti Peluang Besar Madura

Jumat, 26 Juni 2026
Foto: istimewa


JURNALREPORTASE.COM, SURABAYA - Peresmian pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Sampang menjadi penanda dimulainya babak baru pembangunan di Pulau Madura. Bagi Anggota DPD RI Lia Istifhama, pembangunan tersebut bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang besar bagi akselerasi ekonomi kawasan.


Senator asal Jawa Timur yang akrab disapa Ning Lia itu mengatakan konektivitas merupakan faktor utama dalam mendorong kemajuan sebuah daerah. Karena itu, peningkatan kualitas jalan diyakini akan membawa dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi hasil produksi, hingga tumbuhnya aktivitas investasi.


Menurutnya, Madura selama ini memiliki modal besar untuk berkembang. Selain kaya akan potensi pertanian, perikanan, dan perdagangan, pulau tersebut juga berada pada jalur strategis yang menghubungkan Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin memadai, potensi tersebut diyakini akan berkembang lebih optimal.


"Pengembangan jalan daerah ini sangat strategis, terutama bagi Madura. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Ning Lia.


Keponakan Gubernur Jawa Timur itu menilai langkah pemerintah pusat melalui pembangunan jalan daerah menunjukkan keberpihakan terhadap pemerataan pembangunan. Selama ini, wilayah kepulauan masih menghadapi tantangan konektivitas yang berdampak pada tingginya biaya logistik dan terbatasnya akses ekonomi.


Ia optimistis pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer akan memperkuat daya saing Madura sekaligus menarik minat investor untuk mengembangkan berbagai sektor unggulan di daerah tersebut.


"Dengan konektivitas yang semakin baik, Madura bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Ini momentum penting yang harus dimanfaatkan," katanya.


Meski demikian, Lia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak berhenti ketika proyek selesai dikerjakan. Menurutnya, infrastruktur harus terus dijaga dan dikembangkan hingga mampu menjangkau kawasan pedesaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.


"Yang terpenting adalah keberlanjutan. Infrastruktur harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat paling bawah," pungkas putri KH. Maskur Hasyim tersebut.


Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jalan daerah merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Jalan yang baik, menurutnya, akan memangkas biaya logistik dan mempercepat arus distribusi barang dari sentra produksi menuju pasar.


"Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup dan ada konektivitas antara pusat produksi dan permukiman," tegas Prabowo.


Ia juga memastikan pemerintah berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata agar tidak ada daerah yang tertinggal akibat minimnya akses transportasi.


"Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat," tambahnya.


Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Program ini difokuskan untuk memperkuat jaringan distribusi nasional melalui pembangunan akses yang menghubungkan kawasan produksi dengan pusat-pusat ekonomi.


Seluruh pekerjaan, kata Dody, telah diselesaikan dengan standar mutu yang ketat. Presiden Prabowo pun mengingatkan agar pemerintah daerah ikut bertanggung jawab menjaga kualitas infrastruktur yang telah dibangun.


"Kualitasnya sudah baik, ini harus dijaga. Semua penggunaan anggaran rakyat harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab," ujar Prabowo. (Rahman)